Tampilkan postingan dengan label Utterance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Utterance. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juni 2015

Emangnya Mawar Kenapa?

Hai semuanya! Kali ini saya akan membahas tentang nama yang sering dipakai dalam suatu tragedi gitu. Penasarankan? Kenapa sih harus pake nama kayak gitu? Alasannya apa coba? Terus apa sih baik buruknya nama samaran? Ayo  makanya simak yang satu ini
Biasanya kebanyakan orangtua kasih nama anaknya yang baru lahir dengan nama yang bagus-bagus, pokoknya kayak yang punya arti gitu lah. Terus sebagian ada juga tuh yang kasih nama sesuai dengan kepercayaan atau agamanya. Tapi, ada juga orang yang kasih nama anaknya dengan nama yang sederhana sampai nama yang ikut-ikutin idola orangtuanya, nama artis misalnya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “nama” artinya adalah kata yang digunakan untuk menyebut atau memanggil orang (bisa juga tempat, barang, dan sebagainya). Nama seseorang biasanya banyak yang sama dengan orang lain, ya mungkin kalo gak karena lagi jadi trend bisa jadi karena orangtuanya punya pemikiran yang sama.
Sebuah nama ada yang punya konotasi yang keren tapi juga ada nama yang punya pencitraan yang negatif jadi bikin setiap orang penasaran atau aja jadi perhatian yaitu misalnya:
misalnya adalah nama Bunga, Mawar, atau Melati…
Lah kenapa emangnya ??
Gini loh, kalian pernah gak baca berita-berita gitu, berita kriminal lah biasanya. Nah, kalo di berita kriminal kan biasanya gak mungkin nama pelaku atau korbannya disebut secara jujur berharfiah, jadi biasanya beberapa orang dan media menyamarkan nama sebenarnya dengan nama samaran. Kebanyakan nama samaran yang digunakan adalah itu dia…Bunga, Mawar, atau Melati.
Biasanya kalo di berita kriminal nama Bunga, Mawar, atau Melati biasa dipake sebagai nama samaran korban, kebanyakan juga jadi korban yang gak enak-enak gitu mulai dari korban penipuan, pencurian, pelecehan seksual, pemerkosaan, sampai pembunuhan.
Duh nama mereka itu ternyata udah dari dulu dipakai sebagai nama samaran. Jadi, kalo misalnya kalian lagi becanda sama temen-temen kalian dan lagi ngebahas nama samaran atau kasus kriminal, pasti temen-temen lo sangat familiar dengan nama Bunga, Mawar, atau Melati.
Biasanya sih temen-temen kalian bakal ngecengin “sebut saja namanya Bunga…”

Baik Buruknya Apaan Dong?

Kalau baiknya sih para pelaku tersebut tidak terbongkar identitas aslinya, jadi mereka tidak akan malu. Kalau buruknya kasian menurut gw untuk orang yang punya nama yang sama kan. Mungkin ada masyarakat berfikir kalau orang yang memiliki nama tersebut itu adalah orang yang buruk. Coba kita bayangin kalau misalnya ada seorang wanita yang namanya Mawar lalu orang-orang disekitarnya berfikir hal-hal yang negatif tentang dia, kan kasian.

Saran
kalo bisa mulai dari sekarang, lebih baik pake inisial aja ya. Misalnya kalo ada orang yang namanya Suparman Anto Raharjo mending disingkat atau dikasih inisial SAR kalo emang orangnya gak mau namanya dipublikasikan luas.


Nah, gimana infonya? Semoga bermanfaat ya~~ Terimakasihh.

Jumat, 22 Mei 2015

Alay itu apaan sih?


Halo semuanya! Udah lama banget ya aku gak nge-post tulisan .-. Kali ini kita akan membahas masalah 4l4y. Ya fenomena alay ini udah merajalela banget di Indonesia. Tapi, sebenernya alay itu apaan sih? Yuk kita simak!

Alay adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah fenomena perilaku remaja di Indonesia. "Alay" merupakan singkatan dari "anak layangan"atau "anak lebay".Istilah ini merupakan stereotipe yang menggambarkan gaya hidup norak atau kampungan. Selain itu, alay merujuk pada gaya yang dianggap berlebihan (lebay) dan selalu berusaha menarik perhatian. Seseorang yang dikategorikan alay umumnya memiliki perilaku unik dalam hal bahasa dan gaya hidup. Dalam gaya bahasa, terutama bahasa tulis, alay merujuk pada kesenangan remaja menggabungkan huruf besar-huruf kecil, menggabungkan huruf dengan angka dan simbol, atau menyingkat secara berlebihan. Dalam gaya bicara, mereka berbicara dengan intonasi dan gaya yang berlebihan. Di Filipina terdapat fenomena yang mirip, sering disebut sebagai Jejemon.

Alay merupakan sekelompok minoritas yang mempunyai karakterisitik unik di mana penampilan dan bahasa yang mereka gunakan terkadang menyilaukan mata dan menyakitkan telinga bagi mayoritas yang tidak terbiasa bersosialisasi dengannya. Biasanya para Alayers (panggilan para Alay) mempunyai trend busana tersendiri yang dapat menyebar cepat layaknya wabah virus dikalangan para Alayers yang lain, sehingga menciptakan satu keseragaman bentuk yang sedikit tidak lazim. Namun juga memiliki aturan huruf tersendiri, yaitu para alayers hanya diperbolehkan memakai 13 abjad huruf saja. Sisanya angka dan simbol.


Nah, semuanya udah tau kan alay itu apa. Terimakasih telah berkunjung di blogku. Terima kasih semuanya~

Senin, 18 Agustus 2014

Malaikat Tanpa Sayap


Add caption
  Tentu semua orang memiliki seorang ibu. Tentu sebagian orang pernah merasakan kasih sayang seorang ibu. Semua orang pasti pernah kesal pada ibu. Meskipun pernah sebel sama ibu pasti kita akan meminta maaf karena kita yang salah. Kalau dipikir-pikir, seorang ibu itu adalah orang yang paliiiiing baik. Tau gak kenapa? Soalnya ibu itu sebenarnya "Pahlawan Tanpa Pamrih". Ibu dikatakan sebagai pahlawan karena ibu telah memperjuangkan kita, mempertahankan kita, merawat, menyayangi kita sampai kita seperti sekarang ini. Tanpa pamrih karena seorang ibu tidak meminta balasan apa-apa kepada anaknya, walaupun anaknya sukses ibu tidak meminta bayaran apa-apa untuk membayar semua yang telah diberikan pada kalian meski kalian akan membayar semua jasa ibu uang kalian, harta kalian, kekayaan kalian tidak cukup membayar semua itu. Betul atau salah? Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah ditanya oleh sahabatnya "Siapa kah orang di dunia ini yang paling harus aku hormati?" kemudian nabi menjawab "ibu". Sahabat nabi itu pun bertanya lagi dengan pertanyaan yang sama, tetapi jawaban nabi pun tetap sama yaitu Ibu. Sahabat itu pun bertanya lagi, dan jawabannya tetap Ibu. Untuk ke empat kalinya sahabat itu bertanya dan kali ini nabi menjawab berbeda yaitu Ayah. Kurang lebih seperti ini lah jawaban nabi "Ibu,Ibu,Ibu,Ayah, dan orang yang dekat denganmu,". Subahanallah, kata Ibu bahkan diucapkan diucapkan nabi sebanyak tiga kali baru ayah satu kali kemudian orang lain yang dekat dengan kalian. Seorang Ibu adalah sebuah anugerah bagi kita. Bahkan, do'a yang akan dikabulkan oleh Allah salah satunya adalah do'a kedua orang tua. Mungkin kita pernah berpikir ibu kita jahat karena tidak membelikan kita suatu barang seperti yang kita inginkan. Tetapi kita juga harus mengerti posisi ibu yang mungkin sedang tidak punya uang atau mungkin ibu memikirkan dampak barang yang kita inginkan. Misalnya Gadget, mungkin ibu berpikir bahwa jika saya belikan anak saya gadget anak saya akan jadi malas belajar dan lebih memilih bermain gadget dari pada bersosialisasi dengan teman-temannya dan juga mungkin dia akan jadi pemalas. Mungkin loh mungkin. Sebenarnya ada benarnya juga lohh. Bukan hanya ibu yang harus mengerti kita tetapi kita juga harus mengerti ibu, jadi kita semua saling mengerti. Ayo yang punya salah atau lagi berantem sama ibu ayo gih cepetan minta maaf.

Semoga Bermanfaat ^^