Senin, 12 Mei 2014

Loh kok Aku lagi sih yang kena?!

   
   Pada suatu hari, pada saat keadaan ruang kelas 7Z di SMP Bunga Raflesia 1001 nampak sepi sunyi, terlihat seorang gadis sedang duduk di bangku yang ada di pojok kanan belakang sedang duduk dengan rambut panjangnya yang terurai, baju putihnya, dan wajah pucatnya itu sedang membaca buku. Ternyata gadis itu adalah Nana, hari ini Nana ada ulangan jadi dia berangkat sekolah lebih awal. Tapi kok rambutnya gitu ya? Terus bajunya kok putih? Rambutnya emang panjang terurai karena sanking pengin cepet nyampe sekolah dia lupa sisir rambutnya dan ia pake baju putih karena hari inikan hari senin :p. Jam pun telah menunjukkan pukul 7 pagi. Teman-teman Nana pun berdatangan satu persatu, hingga kelas terlihat ramai layaknya kelas seperti biasanya. Pada saat jam istirahat setelah ulangan, Nana mengajak teman-temannya untuk pergi ke kantin sekolah. "Han ke kantin yuk?!" ajak Nana. "Uhhhhmm.., semuanya yuk kita ke kantin!" Ajak Hanna sambil menghiraukan Nana. Nana yang terlihat kecewa karena ia dikacangin (dicuekin) teman-temanya. Didalam hati Nana berkata "Mereka kenapa sih kok sikapnya gitu sama aku? Apa ada yang salah ya sama aku? Apa dandanan aku?" pikir Nana. "Yuk, Han!" Jawab Wiwin, Angel, Lucy, dan Bonnie. Hanna pun  pergi bersama Wiwin, Angel, Lucy, dan Bonnie dan langsung pergi meninggalkan Nana sendirian. Mereka semua adalah teman baik Nana. 
    Dengan perasaan sedih ia kembali ke tempat duduknya. Tak terasa waktu jam istirahat telah berakhir. Wiwin, Angel, Hanna, Bonnie, dan Lucy pun terlihat aneh. "Ehhhmmm, Maya temenin aku ke kamar mandi yuk! Udah kebelet nih!" Ajak Nana. "Pergi aja sendiri! Kan lagi pelajaran! Kalau nilai ulangan aku jelek gara-gara ketinggalan pelajaran gimana? Kamu yang tanggung jawab!" Jawab Maya. Nana pun menjadi bingung dengan sikap Maya, tidak seperti biasanya Maya seperti itu. "Kok Maya gitu yah? Aku jadi bingung. Biasanya dia baik sama aku tapi kok malah jutek gini sih?" Pikir Nana. Saat pulang sekolah Nana hanya berjalan sendiri karena ia takut teman-temannya akan tambah jutek kepadanya. 
   Sesampainya di rumah ia masih terus berfikir dan terus berfikir sampai kepalanya mau pecah. "Ihhhh, nyebelin banget sihh mereka!" katanya sebal. Keesokan harinya, ia berangkat sekolah dengan keadaan murung. Tiba-tiba ada seorang murid yang meminta pertolongan kepadanya. "Tolong!Tolong!" ucap murid itu. "Iya tolong apa!?" tanya Nana panik. "Itu,itu.." Lanjut anak itu. "Itu itu apa! ngomongnya yang jelas dong!" Jawab Nana yang semakin penasaran. "Hanna, Hanna..!" Anak itu semakin panik. "Hanna kenapa?" Tanya Nana yang semakin penasaran sekaligus khawatir. "Terjatuh sampai hidungnya berdarah! Sekarang Ia pingsan di kelas!" Jelas si murid. Dengan perasaan kaget Nana langsung berlari ke kelas dengan hati yang sangat khawatir. 
   Saat terlihat Hanna yang tergeletak tak berdaya di kelasnya, Nana menangis dan berlari menuju kerumunan yang ada di sekitar Hanna. "Hanna! Hanna!" Jeritnya. Sambil memeluk Hanna Ia berkata " Aku minta maaf kalau aku punya salah sama kamu Han! Aku gak tau aku punya salah apa sama kamu sampai kamu jadi jutek pake be ge te sama aku! Bangun dong Han! Ini semua gak lucu!". Hanna dan Nana adalah sahabat dari kecil, mereka selalu bersama dari kecil sampai sekarang. Tiba-tiba, Maya datang ke arah Nana dan Hanna sambil membawa kue ulang tahun kesukaan Nana. "Happy Birthday Nana!" Ucap Maya. Semua yang ada di sana menyanyikan lagu Happy Birthday untuk Nana dengan bahagia. Nana mulai berdiri dengan bingung dan berkata "Ini ada acara apa sih?". " Yah acara apa lagi lah kalau bukan Ultah-nya kamu!" Ucap Hanna. " Hanna! Kamu gak apa-apa?!" tanya Nana. " Iya, aku gak papa kok. Sorry ya kalau misalnya aku dan temen-temen bikin kamu sedih dan terkucilkan kemarin. Hehehe, maaf juga ya buat yang tadi aku pura-pura pingsan." Jelas Hanna sambil meminta maaf. " Kok aku kena lagi sih! Apa kalian gak kasihan sama aku! Kalian kan udah ngerjain aku tahun kemarin! Apa kalian masih belum puas tahun kemarin!?" Nana emosi dan sambil terharunya ia sampai menangis.
   " Jangan nangis dong Na, kami minta maaf sebenernya kami cuma bikin surprise buat kamu supaya kamu seneng. Lagian kamu gak pernah mikirin haru Ultah kamu sih!" Jawab Wiwin. " Ya tapi kan gak gitu caranya!" Lanjut Nana. " Iya, iya deh aku, Wiwin, Bonnie, Hanna, Maya sama Lucy minta maaf deh." Mohon Angel. " Huuuuuaaaaa kalian jahat sama aku. Sakit hati Nana ahh Perih hati Nana ahh!" Tangis Nana semakin keras. " Duhh jangan sedih dong Na, kita kan udah minta maaf. Lagian kita bikin surprise ini untuk kamu biar kamu seneng walaupun awal-awalnya agak bikin nyesek sih. Tapi, bukan cuma Angel, Hanna, Wiwin, Bonnie dan aku aja lohh yang ngerjain kamu, temen-temen sekelas juga ikut mbantu kami!" Jelas Lucy. " Hah! Ya udah deh gak papa. Makasih ya udah capek-capek bikin surprise buat aku. Ngomong-ngomong nihh surprise boleh juga yah, makasih ya semuanya!" Ucap Nana dengan bahagia. " Sama-sama Nana!" Semuanya menjawab dengan kompak. 
  Akhirnya mereka semua bersenang-senang dengan pesta Nana dan Nana pun bahagia karena masih ada teman-teman yang baik dan selalu memperhatikannya.


~The End~

1 komentar:

  1. ditambah lagu lagi bagus rizki
    di http://widgetntutorial.blogspot.com/2013/10/cara-mudah-membuat-dan-memasang-music.html ada petunjuk nya
    di blog nya aku ada music nya blog di http://salsaarkanlina.blogspot.com/2014/05/tarian-khas-papua-daerah-provinsi-papua.html
    semoga bermanfaat nya rizki

    BalasHapus